Jumat, 10 Desember 2010

Muqoddimah Ngaji Bidayatul Hidayah
di olah dari pengaajian sore KH. Maimoen Zubar

بسم الله الرحمن الرحيم

Dalam lafadz بسم الله الرحمن الرحيم terkandung beberapa keistemewaan yang diantaranya adalah keberadaan Basmalah yang tersusun dari 4 kalimat yaitu بسم, الله, الرحمن, dan الرحيم dari susunan tersebut mengisyaratkan betapa pentingnya 4 unsur dalam kehidupan manusia,
coba kita lihat adanya susunan manusia yang juga dari 4 unsur:
1. الجسم/raga: yang menopang kita
2. الروح/ruh: yang membuat kita hidup
3. النفس/sukma: yang membuat kita sadar
4. العلم/Ilmu:baik Ilmu yang Thobi'i atau Ilmu yang Tajribi.
Begitu juga tentang penciptaan bumi yang selama 4 hari yaitu dimulai dari Ahad, Senin, Selasa dan Rabu sebagaiman di terangkan dalam firman Allah:
قُلْ أَئِنَّكُمْ لَتَكْفُرُونَ بِالَّذِي خَلَقَ الْأَرْضَ فِي يَوْمَيْنِ وَتَجْعَلُونَ لَهُ أَنْدَادًا ذَلِكَ رَبُّ الْعَالَمِينَ (9) وَجَعَلَ فِيهَا رَوَاسِيَ مِنْ فَوْقِهَا وَبَارَكَ فِيهَا وَقَدَّرَ فِيهَا أَقْوَاتَهَا فِي أَرْبَعَةِ أَيَّامٍ سَوَاءً لِلسَّائِلِينَ (10) [فصلت : 9 – 11]
Artinya: Katakanlah: "Sesungguhnya patutkah kamu kafir kepada yang menciptakan bumi dalam dua masa dan kamu adakan sekutu-sekutu bagiNya? (yang bersifat) demikian itu adalah Rabb semesta alam". Dan dia menciptakan di bumi itu gunung-gunung yang kokoh di atasnya. dia memberkahinya dan dia menentukan padanya kadar makanan-makanan (penghuni)nya dalam empat masa. (Penjelasan itu sebagai jawaban) bagi orang-orang yang bertanya.(QS: Fushilat 9-10)
Dan keni’matan hidup yang berada pada 4 perkara:
  1. Sandang/pakaian:
  2. Pangan/makanan:
  3. Papan/Tempat:
  4. Sehat:
Sebagaimana tersirat dalam firman Allah yang menceritakan bagaiman kemakmuran yang di peroleh oleh Negeri Saba’:
لَقَدْ كَانَ لِسَبَإٍ فِي مَسْكَنِهِمْ آيَةٌ جَنَّتَانِ عَنْ يَمِينٍ وَشِمَالٍ كُلُوا مِنْ رِزْقِ رَبِّكُمْ وَاشْكُرُوا لَهُ بَلْدَةٌ طَيِّبَةٌ وَرَبٌّ غَفُورٌ [سبأ : 15]
Artinya: Sesungguhnya bagi kaum Saba' ada tanda (kekuasaan Tuhan) di tempat kediaman mereka yaitu dua buah kebun di sebelah kanan dan di sebelah kiri. (kepada mereka dikatakan): "Makanlah olehmu dari rezki yang (dianugerahkan) Tuhanmu dan bersyukurlah kamu kepada-Nya. (Negerimu) adalah negeri yang baik dan (Tuhanmu) adalah Tuhan yang Maha Pengampun".
Dalam ayat ini Allah menggambarkan bagaimana kemakmuran yang di capai oleh negeri Saba’, dengan Tempat yang nyaman (مَسْكَنِهِمْ) makan yang enak dan menyehatkan (كُلُوا مِنْ رِزْقِ رَبِّكُمْ)

Dan Basmalah terdiri dari 19 huruf yang melambangkan bahwa dunia ini tidak akan hancur atau kiamat jika 19 unsur yang ada tetap terjaga, ke 19 unsur itu adalah planet yang berjumlah 7 :
  1. Rembulan pada langit pertama
  2. Marikh pada langit kedua
  3. Zuhal pada langit ketiga
  4. Matahari pada langit ke empat
  5. ‘Athorid pada langit kelima
  6. Mustari pada langit keenam
  7. Tsuroya pada langit ketujuh
Dan juga bintang yang berjumlah 12 yaitu:
  1. الحمل/
  2. الثور/Taurus
  3. الجوزاء
  4. السرطان/cancer
  5. الأسد/Leo
  6. السنبلة
  7. الميزان /Gemini
  8. العقرب/
  9. القوس
  10. الجدي
  11. الدلو/Aguarius
  12. الحوت
Jadi, kiamat tidak akan datang selagi di dunia ini masih ditemukan orang-orang yang selalu membaca basmalah, yang sebenarnya kiamat itu datang juga dikarenakan oleh ulah manusia semisal merusak gunung-gunung, karena keberadaan gunung adalah sebagai pusat kontak dunia.
Dalam lafadz بسم الله terdapat lafadzبسم yang di idlofahkan/ disandarkan pada lafadz الله , ini menggambarkan bagaiman seseorang bisa mendapatka rahmat Allah baik didunia dan akirat (الرحمن الرحيم) kalau memang telah menyandarkan dirinya pada Allah SWT.
Dan ketika seseorang telah bisa menyandarkan dirinya pada Allah, maka bukan sekedar rahmat akhirat (الرحيم) yang ia peroleh, tp juga rahmat dunia(الرحمن), oleh sebab itulah Allah menyebutkan (الرحمن) dulu baru (الرحيم).
Mungkin kita bisa memetik pelajaran dari perjalan sepiritulal Imam Ghozali pengarang kitab ini (Bidayatul Hidayah) beliau ketika telah mencapai derajat yang hanya ingat terhadap ahirat dan tidak memikirkan dunia, beliau selalu mendapatkan rahmat didunia, ketika beliau berjalan di padang pasir yang gersang, tidak ada penduduk dan perkampungan, beliau selalu mendapatkan makan dan minuman langusng dari Allah SWT. Begitu juga Siti Maryam ketika menyendiri di dalam Mihrab selalu mendapatkan makanan dari Allah SWT.
قال الشيخ الإمام العالم العلامة حجة الإسلام وبركة الأنام: أبو حامد محمد بن محمد الغزالي الطوسي قدس الله روحه ونور ضريحه
Imam Ghozaly di lahirkan pada tahun 1450 dan wafat pada tahun 1505, beliau berasal dari daerah Thusi, yaitu daerah kawasn khilafah Nidlomiyah pada waktu itu, yang sekarang menjadi daerah Uni Soviet yang terkenal dengan kawasan Komunis atau Ateis. Sebenarnya kawasan itu pernah menjadi pusat perkembangan Islam, dan karena akal bulus Yahudi mereka menciptak komunisme pada daerah tersebut.
Imam Ghozaly bisa di sebut sebagai awal kemajuan dalam tulis menulis, dengan 3 karya beliau dalam Ilmu Fiqh yaitu Wajis, Wasitd dan Basith, beliau telah merumuskan sebuah metode dan istilah Fiqh yang kemudian di ambil oleh ulama-ulama setelahnya.
الحمد لله حق حمده والصلاة والسلام على خير خلقه محمد رسوله وعبده وعلى آله وصحبه من بعده.
Semua pujian itu hanyalah milik Allah, entah itu pujian Allah pada Dzatnya sendiri, atau pada mahloqnya atau pujian Mahluk kepada Allah atau bahkan pujian Mahluk pada Mahluk sebagaimana kita memuji dr. Wahiddin sebagai pahlawan Nasional, karena beliau telah berjuang kepada negara kita. Sebagai orang Islam kita juga harus mempunyai jiwa Nasional, karena sesungguhnya nabi kita Muhammad SAW juga mempunyai jiwa Nasional, coba kita lihat bagauman usaha Nabi untuk membebaskan negaranya (Bangsa Arab) dari para penjajah sehinggah Negara Arab merdeka dan menjadi Negara Islam.
والله اعلم

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar